Sebutkan dan jelaskan berbagai jenis tanah di Indonesia!

Discussion in 'Geografi' started by harits ekoprastyo, Mar 31, 2016.

ads

  1. Sebutkan dan jelaskan berbagai jenis tanah di Indonesia! ?

    Jenis-jenis tanah yang ada di Indonesia disebabkan oleh perbedaan bahan induk dan proses perubahan tenaga eksogen (curah hujan, panas matahari, relief, dan tumbuhan penutup tanah). Jenis-jenis tanah di Indonesia antara lain sebagai berikut :
    1. Tanah Humus, ialah tanah yang berasal dari tumbuh-tumbuhan dan hewan-hewan kecil yang membusuk dan membentuk lapisan tanah. Tanah humus merupakan jenis tanah yang subur karena banyak mengandung bunga tanah dan berwarna kehitam-hitaman.
    2. Tanah Vulkanis, ialah tanah yang berasal dari letusan gunung berapi. Tanah vulkanis merupakan tanah subur karena banyak mengandung zat makanan (mineral). Tanah ini menyerap air tetapi daya menahan air sangat kurang.
    3. Tanah Aluvial, ialah tanah yang berasalh dari endapan lumpur yang dibawa oleh aliran sungai. Tanah aluvial termasuk jenis tanah yang subur dan sangat baik untuk lahan pertanian.
    4. Tanah Kapur, ialah tanah yang terdapat di daerah pegunungan kapur tua dan terbentuk karena peristiwa metamorfose organisme-organisme laut yang telah mengendap. Tanah kapur termasuk jenis tanah yang kurang subur karena tidak dapat menyimpan air.
    5. Tanah Regosol, ialah tanah yang berasalh dari endapan abu vulkanis baru sehingga memiliki butir kasar.
    6. Tanah Gambut (Organosol), ialah tanah yang berasal dari bahan-bahan organik, terutama tumbuhan rawa yang telah membusuk dan tertimbun selama bertahun-tahun. Jenis tanah ini kurang subur karena selalu tergenang air.
    7. Tanah Litosol (Tanah Berbatu-batu), ialah tanah berbatu-batu yang belum mengalami pelapukan secara sempurna, sehingga lapisan tanah tidak begitu tebal. Tanah ini kurang subur karena relatif masih keras dan sulit ditembus akar tumbuhan.
    8. Tanah Latosol (Tanah Tua), ialah tanah yang terbentuk dari batuan api yang telah mengalami pelapukan lebih lanjut.
    9. Tanah Laterit, ialah tanah yang banyak mengandung zat besi dan aluminium sehingga berwarna kemerah-merahan.
    10. Tanah Podzol, ialah tanah yang terbentuk dari tanah vulkanis yang mengalami pelarutan karena curah hujan yang tinggi dalam suhu rendah di daerah pegunungan. Jenis tanah ini kurang subur karena telah mengalami proses pencucian.
    11. Tanah Liat (Tanah Lempung), ialah tanah yang memiliki butir-butir halus terbentuk lempengan-lempengan. Tanah liat mempunyai sifat plastis (peralihan padat dan cair). Tanah liat menjadi lengket jika terkena air dan jika terkena panas akan keras.
    12. Tanah Mergel, ialah tanah yang terbentuk dari campuran tanah liat, kapur, dan pasir serta mendapat curah hujan yang tidak merata. Tanah ini bersifat kurang subur tetapi cukup baik untuk tanaman jati.
     

    ads

ads

Share This Page